Rapat Tindak Lanjut Kisruh PT Gojek Indonesia Dengan Driver, Fasha: Tinggalkan Saja Gojek 



Selasa, 04 September 2018 - 16:19:10 WIB



JAMBERITA.COM - Walikota Jambi, Syarif Fasha mengatakan turut prihatin kepada para driver online atas kebijakan yang dibuat oleh PT gojek Indonesia.

Fasha memberikan dua opsi kepada mitra yakni tutup Gocar atau beralih ke Grab.

"Kami melihat dari gojek ini sangat terkenal di Indonesia. Dalam dunia bisnis, semakin banyak mitra semakin pula keluar harga aslinya," ujar Fasha di ruang utama Kantor Walikota, Selasa (4/9/2018).

"Kalau dihitung-hitung ini memang tidak manusiawi. Jika tidak sanggup, maka tinggalkan saja. Kami pemerintah dan pihak keamanan tidak ingin adanya chaos," tegasnya.

Fasha juga mengatakan pihak PT Gojek ketika masuk tidak mengucapkan salam ke pihaknya, tidak ada permisi dan sebagainya. Dirinya juga lebih menyukai angkot ketimbang angkutan online tersebut.

"Kami lebih suka angkot karena mereka memberikan keuntungan bagi Pemerintah Jambi. Ada pemasukan PAD, lalu kami kembalikan lagi dengan bantuan jalan, taman dan lain-lain," lanjutnya.

Selain itu, Fasha juga memberikan dua opsi kepada mitra yakni tutup Gocar atau beralih ke Grab.

Fasha juga menambahkan dengan adanya angkutan online ini membuat inflasi menjadi anjlok. "Tidak ada lagi yang belanja ke pasar, mereka (masyarakat) lebih hobi beli yang bungkusan," lanjutnya lagi.

Terpisah, perwakilan dari PT. Gojek Indonesia cabang Kota Jambi, Ruslan mengatakan pihaknya menyetujui perihal tiga tuntutan dari empat tuntutan dari para driver.

"Dari empat kami hanya bisa menyetujui tiga tuntutan. Soal skema insentif tidak bisa kami setujui karena sudah ada kebijakan dari pusat," tandasnya.

Adapun kesimpulan dari pertemuan ini adalah pihak Gojek akan menonaktifkan fitur Gocar yang ada di Jambi dan sore ini akan membuka segel kantor PT. Gojek Indonesia cabang Jambi di kawasan Cempaka Putih. (Cpm)



Artikel Rekomendasi